Ketika Anda menghitung jejak karbon Anda, Anda mengambil jumlah gas-gas lain yang Anda hasilkan dan mengubahnya menjadi jumlah CO2 yang diperlukan untuk menciptakan dampak yang sama pada suhu bumi. Kemudian Anda menambahkan angka itu ke emisi CO2 Anda yang sebenarnya untuk menghasilkan jejak karbon total Anda. Berbagai organisasi lintas sektor di Indonesia mulai memantau dampak emisi karbonnya bersama Jejak.in dan Microsoft demi menciptakan masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan. Demi mencapai masa depan yang berkelanjutan, Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon negara sebesar 41 persen pada tahun 2030. Di Indonesia, valuasi emisi karbon mulai diusahakan. Nilai yang diberikan terhadap setiap unit emisi karbon disebut dengan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). NEK dianggap penting untuk diadakan karena dapat mendorong investasi hijau di Indonesia. Selain itu, NEK juga dapat mengatasi celah pembiayaan perubahan iklim yang selama ini terjadi. Hasil perhitungan pada data beban emisi tersebut kemudian diplot dalam peta sebaran faktor emisi di lokasi penelitian menggunakan software ArcGis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besaran faktor emisi CO2 yang berasal dari sektor permukiman di Kecamatan Bogor Timur yaitu 2310,92 KgCO2/rumah.tahun untuk faktor emisi primer dan 16530,87 KgCO2 Alih-alih dapat memperbaiki lingkungan, nyatanya energi listrik masih tetap menghasilkan emisi karbon (CO2). Hal itu dikarenakan produksi listrik di dalam negeri saat ini masih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berbasis pada penggunaan bahan baku batu bara. Proses pembakaran batu bara itu dinilai masih menghasilkan emisi karbon. Teman-teman, emisi karbon itulah yang lalu disebut sebagai jejak karbon ( carbon footprint ). Setiap tahunnya, satu orang Indonesia menghasilkan sekitar 2,5 ton karbon dioksida dari kegiatan hidup mereka sehari-hari. Jumlah itu adalah angka rerata per kapita, sehingga jumlah itu bisa lebih besar dan lebih tinggi berdasar gaya hidup tiap orangnya. .

cara menghitung jejak karbon dan emisi