Dijelaskan kerjasama akan mengarah kepengelolaan lingkungan. Sebab di Desa Tumpakrejo banyak potensi sumber daya alam dan sumber daya lingkungan untuk kegiatan wisata yang bisa dieksplorasi. Untuk itu, FTSP akan melibatkan lima prodinya. Jika memungkinkan akan melibatkan Prodi di Fakultas Teknik Industri (FTI) ITN Malang. KepalaKantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Nugroho Wahyu Widodo, mengatakan, potensi di Sulawesi Barat cukup besar untuk ekspor sumber daya alamnya. "Terutama di ekspor pertanian, kehutanan, terutama periknan. Sehingga ini yang perlu kita akselerasi untuk kesjahatraan rakyat," ungkap Nugoroh kepada Tribun-Sulbar.com. JAKARTAsuaramerdeka-jakarta.com- Tata kelola sumber daya alam harus segera diperbaiki agar tercipta pemerataan, transparan dan adil, untuk mengoreksi ketimpangan, Kanwil Kumham DKI Jakarta Kembangkan Potensi KI Komunal Jakarta. Rabu, 13 Juli 2022 | 19:58 WIB. Diterima Jokowi, OJK Apresiasi Kebijakan Selama Pandemi Analisisdata yang digunakan adalah analisis potensi wisata, kesesuaian wisata, daya dukung kawasan dan SWOT. Penelitian ini berlangsung sejak bulan Mei sampai Juli 2009 di Setu Babakan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa potensi wisata Setu Babakan mencakup kualitas air, pemandangan alam dan budaya yang terdapat di sekitar kawasan. Dirjenminerba melantik inspektur tamban. Penyampaian surat penawaran wiupk batuba. Bimbingan teknis pelayanan usaha mineral. Dirjen minerba menerima penghargaan gane. Gerakan penghijauan di provinsi kepulaua 22 Juni 2022. Gerakan penghijauan di bangka belitung (. Index Berita. Pelaksanaan konsensus rsni pertambangan. Index Artikel. KepulauanSeribu yang terletak di Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan dihuni 20.000 jiwa penduduk memiliki berbagai potensi dan permasalahan di antaranya: kesenjangan pembangunan Jakarta dan Kepulauan Seribu meningkatnya peluang bencana karena perubahan iklim menurunnya hasil perikanan meningkatnya polusi dan kerusakan alam serta . Hutan kota tersebar di berbagai lokasi di Jakarta. Berikut adalah beberapa hutan kota di Jakarta dengan karakteristiknya tersendiriHutan Kota Srengseng Jakarta BaratHutan yang terletak di Jalan Haji Kelik, Srengseng, Jakarta Barat ini merupakan kawasan lindung bagi flora dan fauna, kawasan penelitian plasma nutfah dan pelatihan petugas pengelola hutan, serta kawasan rekreasi yang terbuka untuk Kota KemayoranKawasan Hutan Kota Kemayoran dibangun dengan tujuan konservasi lingkungan untuk mendorong terciptanya iklim mikro yang nyaman bagi masyarakat. Terletak di Jakarta Pusat, hutan kota ini juga difungsikan sebagai kawasan penyangga lingkungan fisik kritis perkotaan dan pencegah intrusi laut. Di hutan kota ini terdapat danau seluas 12,8 hektare, rawa buatan untuk pelindung dari erosi dan abrasi, pintu air untuk melancarkan perputaran air, jembatan untuk menghubungkan lokasi di dalam hutan kota, menara pengamat dan gerbang hutan kota untuk pengamanan, juga fasilitas lainnya untuk masyarakat yang ingin berekreasi di dalamnya. Hutan Kota Bumi Perkemahan CibuburArboretum Cibubur, begitulah hutan kota ini dikenal. Terdapat sekitar 57 jenis vegetasi yang menjadi rumah bagi satwa sekitar. Hutan kota ini diperuntukkan sebagai lokasi perkemahan yang terbuka untuk umum. Di dalamnya terdapat lokasi perkemahan yang dilengkapi dengan toilet dan penyiapan tempat-tempat air. Hutan Kota PT Jakarta Propertindo/Banjir Kanal Barat Jakarta UtaraHutan kota ini merupakan hutan pelindung bantaran sungai dari abrasi. Selain itu, hutan kota ini juga menjadi tempat penyerapan/konservasi air. Hutan kota ini dibuka untuk umum sebagai kawasan rekreasi yang dilengkapi dengan pengaman sungai dan pengaman lokasi hutan kota. Hutan Kota Blok P, Jakarta SelatanHutan kota ini merupakan hutan kota tipe konservasi resapan air yang memiliki luas 1,64 ha. Kawasan hutan kota ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap, seperti penangkaran rusa, penangkaran burung, Monumen dan Taman Ade Irma Suryani, serta pintu air. Selain hutan-hutan kota tersebut, masih banyak kawasan hutan kota lain yang dapat menopang ekosistem hutan yang beraneka ragam. Untuk dapat melihat lokasi persebaran hutan kota di Jakarta, silakan kunjungi peta di laman web Jakarta Smart city. Berlokasi di Pulau Jawa yang dilewati cincin api ring of fire, Jakarta rawan akan bencana alam. Jakarta rentan akan bencana alam seperti banjir, penurunan muka tanah land subsidence, hingga gempa bumi. Sebagai Kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, Jakarta juga rawan akan bencana non-alam seperti kebakaran. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 143 Tahun 2015 tentang Rencana Penanggulangan Bencana di Provinsi DKI Jakarta. Melalui peraturan tersebut, dipetakanlah beberapa potensi bencana yang mengancam Jakarta mulai dari bencana alam maupun non-alam. Keselamatan warga dan wilayah Jakarta menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta. Melalui Indeks Risiko Bencana Indonesia IRBI 2021, Provinsi DKI Jakarta memiliki indeks 60,43 atau masuk kategori sedang. Nilai pada indeks ini cenderung menurun sejak tahun 2015 dan membuktikan upaya konkret Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga ketahanan dan stabilitas wilayah dari risiko bencana. Dari keseluruhan bencana yang terjadi di Jakarta, banjir dan kebakaran mendominasi dengan frekuensi tinggi dan berulang. Guna menanggulangi banjir, Pemprov DKI Jakarta telah menambah jumlah Disaster Early Warning System DEWS sebanyak 9 sembilan unit yang ditempatkan di daerah rawan banjir, yaitu Kelurahan Kapuk, Kembangan, Cipulir, Pengadegan, Cilandak Timur, Pejaten Timur, Cawang Cipinang Melayu, dan Kebon Pala. Kemudian juga telah dibuat Automatic Weather System AWS sebanyak 31 tiga puluh satu unit yang ditempatkan di 5 lima wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu. Sebagai Ibu Kota Negara, Jakarta menjadi pusat dari perniagaan dan pemerintahan nasional. Kota Jakarta merupakan pusat dari wilayah aglomerasi Jabodetabekpunjur Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Jabodetabekpunjur. Selama puluhan tahun sebagai Ibu Kota Negara, Provinsi DKI Jakarta berkontribusi sebesar 17,3% bagi perekonomian nasional di tahun 2018, melalui aktivitas bisnis nasional hingga internasional serta kegiatan UMKM. Tingginya mobilitas penduduk dan aktivitas perkotaan membutuhkan sarana dan prasarana perkotaan yang memadai. Karenanya, pengembangan Kota Jakarta ke depan akan berorientasi bagi konektivitas transportasi publik yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah sekitarnya. Hingga tahun 2030, Jakarta akan mengoptimalisasi pembangunan transportasi publik yang semakin memudahkan perpindahan tiap warganya. Melalui pengembangan Bus Rapid Transit BRT TransJakarta serta KRL loop line Jabodetabek yang akan didukung oleh penyediaan moda transportasi baru seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan LRT Jabodebek. Perpindahan Ibu Kota Negara tidak serta-merta menghilangkan status Jakarta sebagai Kota Global yang berkontribusi tinggi bagi perekonomian nasional. Jakarta akan tetap menjadi prioritas pembangunan sebagai pusat aktivitas bisnis dan keuangan dengan skala regional dan global. Bahkan, Jakarta akan menjadi pusat perekonomian dengan kota-kota di ASEAN. Penduduk DKI Jakarta tercatat sebanyak jiwa per tahun 2021. Dengan komposisi penduduk laki-laki sebanyak atau 50,37% dan penduduk perempuan sebanyak jiwa atau 49,63%. Selama periode 2017-2021 laju pertumbuhan penduduk meningkat sebanyak 2,13% dengan rata-rata pertumbuhan per tahun antara 1 -1,1%. Provinsi DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia, dengan kepadatan penduduk jiwa/km². Struktur penduduk DKI Jakarta didominasi oleh usia produktif 15-60 tahun sebanyak jiwa atau sebanyak 71,52% dari total penduduk. Penduduk usia belum produktif 0-14 tahun sebanyak jiwa atau 22%, serta usia non-produktif yang sudah melewati masa pensiun sebanyak jiwa atau 5,80%. - Simak materi tentang Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas 7 SMP/MTs. Artikel ini hanya membahas terkait potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia. Materi dalam artikel ini, dapat menjadi referensi atau panduan siswa dalam belajar. Lantas, apa itu Sumber Daya Alam? Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang terdapat di permukaan bumi serta dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berdasarkan kelestariannya, sumber daya alam dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui renewable resources dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui non renewable resource. Ilustrasi batu bara Earth911 Baca juga Mengenal Persebaran Sumber Daya Alam di Indonesia Sumber daya alam yang dapat diperbarui misalnya tanah, air, dan hutan. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui misalnya gas, minyak bumi, timah, dan batu bara. Berikut ini merupakan potensi sumber daya alam di Indonesia yang dibagi menjadi tiga, yaitu sumber daya alam hutan, sumber daya alam tambang, dan sumber daya alam kemaritiman. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia 1. Sumber Daya Alam Hutan Sumber daya hutan telah memberikan peranan signifikan dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. Hutan merupakan suatu areal lahan lebih dari 6,25 hektare dengan pohon-pohon lebih tinggi dari 5 meter pada waktu dewasa dan tutupan kanopi lebih dari 30 persen. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2018, Indonesia mengalokasikan 63 persen atau seluas 120,6 juta hektare daratannya sebagai kawasan hutan. Fungsi kawasan hutan Indonesia dapat diklasifikasikan menjadi tiga yaitu hutan produksi, hutan lindung, dan hutan konservasi. a Hutan Produksi Kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan baku produksi. Fungsi ekonomi hutan produksi dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat seperti memanfaatkan semua potensi yang terdapat di dalam hutan produksi seperti kayu, dan rotan. Pemanfaatan hutan produksi dapat dilakukan setelah penerbitan izin pemerintah berdasarkan pada bentuk-bentuk pemanfaatan. b Hutan Lindung Jumat, 29 Januari 2021 0540 WIB Iklan Jakarta - Sepanjang 2020, Dinas Sumber Daya Air SDA DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah banjir Jakarta saat musim hujan. Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan setidaknya ada lima upaya yang telah upaya itu yaitu program Gerebek Lumpur, pengelolaan air hujan dengan drainase vertikal, pemeliharaan pompa, penanganan banjir rob melalui National Capital Integrated Coastal Development NCICD, serta pengelolaan sistem polder. Grebek Lumpur adalah program pengerukan kali dan waduk untuk meningkatkan kapasitas salurannya dan memaksimalkan daya tampung air saat musim hujan. Menurut Dudi, pada tahun 2020 Dinas SDA sudah mengeruk 23 waduk dengan volume pengerukan m3. Sedangkan untuk kali yang sudah dikeruk berjumlah 93 lokasi dengan volume pengerukan m3. “Saluran penghubung yang sudah dikeruk sebanyak 390 saluran, dengan volume pengerukan m3 untuk tahun 2020," kata Dudi dalam acara Media Briefing Siaga Banjir Jakarta yang ditayangkan secara virtual pada Kamis, 28 Januari 2021. Sampai dengan 31 Desember 2020, Dinas SDA telah membangun titik sumur resapan atau drainase vertikal di 777 lokasi, seperti di RPTRA, gedung pemerintah daerah, sekolah, taman kota, dan masjid. Dinas SDA, kata Dudi, juga telah menentukan lokasi prioritas pembangunan tanggul pantai dalam rangka penanganan banjir Rob melalui NCICD. Iklan 12 Selanjutnya Artikel Terkait Memahami Siklus Musim Kemarau, Bisa Berbeda Tiap Wilayah 22 hari lalu Penampakan Got di Pamulang Tangsel Lokasi Anak dan Ayah Hanyut Hingga Sejauh 3 Km 24 hari lalu Tim SAR Akhirnya Temukan Bocah yang Hanyut Bersama Ayahnya Saat Bermain Hujan di Tangsel 24 hari lalu DKI Bangun 200 Drainase Vertikal di Jaksel, DPRD Pokoknya Jangan Asal-asalan 30 hari lalu Hadiri Acara Puncak Musra Relawan Jokowi, Heru Budi Diminta Atasi Banjir dan Tutup Sumur Resapan 32 hari lalu Top 3 Metro Sumur Resapan Perintah Heru Budi, agar Terhindar dari Penonaktifan NIK, Sponsor Formula E 35 hari lalu Rekomendasi Artikel Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini. Video Pilihan Memahami Siklus Musim Kemarau, Bisa Berbeda Tiap Wilayah 22 hari lalu Memahami Siklus Musim Kemarau, Bisa Berbeda Tiap Wilayah Kurangnya curah hujan kala musim kemarau dapat menyebabkan berbagai masalah bagi masyarakat, termasuk kerusakan tanaman dan kekurangan air bersih Penampakan Got di Pamulang Tangsel Lokasi Anak dan Ayah Hanyut Hingga Sejauh 3 Km 24 hari lalu Penampakan Got di Pamulang Tangsel Lokasi Anak dan Ayah Hanyut Hingga Sejauh 3 Km Seorang bocah berusia empat tahun hanyut di sebuah got di Pamulang Tangsel. Ayahnya yang mencoba menolong ikut hanyut dan meninggal. Tim SAR Akhirnya Temukan Bocah yang Hanyut Bersama Ayahnya Saat Bermain Hujan di Tangsel 24 hari lalu Tim SAR Akhirnya Temukan Bocah yang Hanyut Bersama Ayahnya Saat Bermain Hujan di Tangsel Tim SAR akhirnya menemukan bocah yang hanyut saat bermain hujan di Pamulang Tangsel. Ayahnya yang mencoba menolong ikut hanyut dan meninggal. DKI Bangun 200 Drainase Vertikal di Jaksel, DPRD Pokoknya Jangan Asal-asalan 30 hari lalu DKI Bangun 200 Drainase Vertikal di Jaksel, DPRD Pokoknya Jangan Asal-asalan Ida Mahmudah meminta pembangunan 200 drainase vertikal di Jakarta Selatan digarap serius agar tidak terkesan asal-asalan. Hadiri Acara Puncak Musra Relawan Jokowi, Heru Budi Diminta Atasi Banjir dan Tutup Sumur Resapan 32 hari lalu Hadiri Acara Puncak Musra Relawan Jokowi, Heru Budi Diminta Atasi Banjir dan Tutup Sumur Resapan Pj Gubernur DKI Heru Budi menghadiri acara puncak Musra Relawan Jokowi. Warga menyampaikan keluh kesahnya. Top 3 Metro Sumur Resapan Perintah Heru Budi, agar Terhindar dari Penonaktifan NIK, Sponsor Formula E 35 hari lalu Top 3 Metro Sumur Resapan Perintah Heru Budi, agar Terhindar dari Penonaktifan NIK, Sponsor Formula E Berita Top 3 Metro kemarin memuat informasi soal pembangunan sumur resapan atas perintah Heru Budi, penonaktifan NIK, dan sponsor Formula E. Pembangunan Sumur Resapan di Kawasan Langganan Banjir Seskoal Cipulir Dipastikan Tak Ganggu Arus Lalin 35 hari lalu Pembangunan Sumur Resapan di Kawasan Langganan Banjir Seskoal Cipulir Dipastikan Tak Ganggu Arus Lalin Pemerintah membangun sumur resapan di kawasan langganan banjir Seskoal Cipulir, Jakarta Selatan. Pembangunan dipastikan tidak mengganggu arus lalin. 200 Sumur Resapan Model Baru akan Dibangun di Jaksel Demi Atasi Banjir, Begini Spesifikasinya 35 hari lalu 200 Sumur Resapan Model Baru akan Dibangun di Jaksel Demi Atasi Banjir, Begini Spesifikasinya Sebanyak 200 sumur resapan atau drainase vertikal model baru akan dibangun di Jakarta Selatan. Bagaimana spesifikasinya? Sumur Resapan di Ciledug Terganjal Kabel PLN ke Tangerang dan Kreo 36 hari lalu Sumur Resapan di Ciledug Terganjal Kabel PLN ke Tangerang dan Kreo Sudin SDA Jaksel akan membangun 8 sumur resapan dengan kedalaman masing-masing 20 meter untuk mengurangi genangan saat hujan. 8 Sumur Resapan Dibangun di Jalan Raya Ciledug, Pemkot Jaksel Perintah Heru Budi 36 hari lalu 8 Sumur Resapan Dibangun di Jalan Raya Ciledug, Pemkot Jaksel Perintah Heru Budi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memerintahkan Pemkot Jakarta Selatan membangun sumur resapan di Jalan Raya Ciledug Upaya sirkular ekonomi hingga ke tingkat desa di Jawa Tengah terus dilakukan. MAGELANG - Provinsi Jateng meraih Penghargaan Pembangunan Daerah PPD 2023 dari Bappenas. Pada penghargaan tersebut Provinsi Jateng dinobatkan sebagai daerah dengan perencanaan dan pencapaian pembangunan terbaik. Penghargaan ini telah tiga kali diterima, yakni tahun 2019, 2020, dan 2023. Gubernur Jawa Tengah Jateng Ganjar Pranowo telah menginisiasi sirkular ekonomi hingga ke tingkat desa. Sirkular ekonomi bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam, mengurangi limbah, dan mempromosikan keberlanjutan tersebut. “Sekarang mesti kita dorong terus menerus maka mulai kita berkomunikasi dengan industri, berkomunikasi dengan kelompok masyarakat,” kata Ganjar saat ditemui di Candi Borobudur, Magelang, Jateng, seperti dilansir dari Antara, Selasa 6/6/2023. Pihaknya sendiri mengembangkan energi baru terbarukan EBT. Ganjar mengeksekusi potensi sumber daya alam Jateng seperti panas matahari, gas rawa, geothermal, termasuk juga angin dan air. Lewat sumber daya alam itu, pihaknya mampu memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Bahkan pemanfaatannya bisa dirasakan di rumah-rumah warga hingga instansi pendidikan. Sebut saja pemanfaatan gas rawa sebagai pengganti gas LPG 3 Kg di Desa Krendowahono Karanganyar atau memanfaatkan panas matahari melalui PLTS atap untuk Pondok Pesantren di Kudus. Selain itu, pihaknya juga mengembangkan proyek geothermal di kawasan Dieng Wonosobo yang digunakan untuk menyuplai energi panas bumi. Dampaknya pun akan terasa di berbagai sektor seperti masyarakat industri dan pariwisata. Ganjar mengatakan, konsep sirkular ekonomi melalui EBT dan pendekatan green ekonomy ini mesti dilakukan lantaran energi fosil semakin langka dan harganya juga kian mahal di pasaran. Oleh karenanya pihaknya berupaya agar semua potensi sumber daya yang ada di Jateng bisa dimaksimalkan dengan baik agar masyarakat dapat terus meraskan manfaatnya. “Sehingga semuanya bisa diputar menjadi satu manfaat yang lebih baik. Tentu saja gerakkan mulai kita lakukan agar semua orang dinas-dinas terkait berkomitmen sama,” tutur Ganjar. sumber Antara

potensi sumber daya alam dki jakarta